Showing posts with label yang. Show all posts
Showing posts with label yang. Show all posts

Wednesday, May 3, 2017

RENUNGAN Mana yang Lebih Baik

RENUNGAN Mana yang Lebih Baik

RENUNGAN : Seumur Hidup Baru Kali Ini Aku Menangis

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Aku bosan.
Capek.
Lelah.
Ingin Muntah!

Dan segala rasa itu yang membuatku akhirnya kabur dari rumah. Cuma membawa jaket dan motorku.
Aku bahkan menepis tangan Mbok Yati, wanita separo baya yang telah mengabdikan dirinya kepada kami, orang serumah. Yang kasihnya lebih banyak kurasakan daripada belaian tangan mamaku sendiri. Atau tatapan hangat yang tak pernah dari mata lelaki yang kusebut Papa.

Bagiku … mereka berdua orang-orang yang tak punya hati. Atau mungkin punya, tetapi telah mati!? Dan omongan mereka? Kuanggap sebagai omongan orang mati yang tak punya nilai. Tak tahukah mereka orang mati itu tak bicara? Jadi…aku pergi, dengan mulut terkunci. Karena, kecuali Mbok Yati, tidak ada orang dirumah yang cukup pantas kupamiti.

Sepanjang jalan kularikan motor dengan kecepatan tinggi. Rambut bahuku berkibar ditiup angin. Aku terus memacu kendaraanku. Bagai tak punya titik henti. Membawa hatiku yang setengahnya telah ikut mati.

Lampu-lampu jalanan yang indah, angin malam yang bertiup, hawa dingin yang kurasakan, pemandangan Jakarta di waktu malam sama sekali tak mengusik nuansa keindahan di hatiku. Rasa marah yang sangat, membuatku menggila. Kularikan motor lebih kencang.

Dimataku terbayang pengkhianatan Mama dan perselingkuhan Papa! Betapa mereka telah kehilangan malu. Betapa keduanya telah membawa keluarga kami pada kehancuran!

Hatiku terasa kian panas. Motor terus kularikan kencang. Aku baru berhenti ketika selintas aku merasa telah menabrak sesuatu. Kuparkirkan motor kepinggir jalan.

Benar saja, sepuluh meter di belakangku, seorang bocah lelaki berusia sekitar delapan tahunan tampak tergeletak di jalan, penuh darah.
Tuhanku!?
Wajah anak itu pucat.

***---*****---****

Lorong rumah sakit tampak lengang. Hanya satu dua perawat lalu-lalang. Dan di sekitarku tampak sepi.
Fuiiih! Aku menarik napas panjang. Mudah-mudahan anak itu tidak apa-apa.

Aku masih tidak mengerti, bagaimana anak kecil itu bisa menyeberang jalan tanpa terlihat olehku. Atau …. Saat itu aku terlalu sibuk dengan kebencian yang meluap-luap dan tak melihat jalan dengan jelas? Lagi pula, apa yang dilakukan anak sekecil itu di jalan malam-malam begini?

Jujur, tadinya aku akan melarikan diri pada saat itu juga, mumpung tidak ada orang. Papa dan Mama selama ini tak pernah mengajariku arti nurani, dan hal-hal yang berbau kemanusiaan. Namun, entahlah, saat melihat mata bening bocah lelaki yang menyiratkan kesakitan itu, ada sesuatu yang menyelusupi batinku. Gabungan antara rasa iba dan bersalah. Nuranikah itu? Aku tak tahu. Akan tetapi, bisa dipastikan, hal itulah yang membuatku membawanya ke rumah sakit terdekat.

Kulihat dokter yang memeriksa anak itu sudah keluar dari ruangan darurat.
"Bagaiman, Dok?"
"Anda siapa?"
Pertanyaan dokter itu membuatku terdiam. Dan rasa itu kembali mendorong-dorong batinku. Aku harus mengaku.
"Saya … saya yang menabraknya, Dok."
Dokter itu mengangguk-angguk.
"Untunglah, Cuma luka luar. Kelihatannya tidak ada yang parah. Untuk memastikan, sebaiknya malam ini anak itu tetap di sini, untuk diobservasi, jadi bisa cepat diketahui jika ada pendarahan di otak atau gegar."
"Baiklah."

Dan malam itu aku menginap di rumah sakit. Menunggui anak, yang bahkan, tak ku ketahui namanya.
Asing. Mula-mula itulah yang kurasakan.
Tetapi, ketika kami saling berkenalan dan menyapa, perasaan itu berganti berkenalan dan menyapa, perasaan itu berganti keakraban. Di mataku, anak itu meninggalkan kesan yang mendalam. Terutama ucapan pertamanya yang tak akan pernah kulupa …
"Terima kasih ya, Kak!?"
Terima kasih? Bagaimana dia bisa berterima kasih kepada orang yang menabraknya?

Obrolan lain pun mengalir. Dengan bahasanya yang polos, tetapi sopan, ia bercerita tentang Ibu dan kedua adiknya yang masih kecil, juga hal-hal lain.

Dan waktu bergulir tak terasa, setiap aku bersamanya.
Pertemuan kami tak terhenti setelah malam itu. Aku yang dalam pelarian, menyempatkan diri untuk menemuinya setiap hari. Kadang
Di sekolahnya, kadang di stasiun tempat ia biasa menjual Koran. Didi nama anak itu. Simple dan mudah diingat.

Ada hal menarik yang selalu dan selalu Didi ceritakan. Tentang ibunya. Semula kukira ia berbohong, tetapi lama-kelamaan, kemudian hatiku berangsur mempercayainya.
Seperti saat ini, aku menemaninya menjajakan Koran. Lalu tiba-tiba ia bertanya kepadaku.

"Kak Iwan suka burger?"
Aku tersenyum. Aneh mendengar pertanyaanya, tetapi kuanggukkan juga kepalaku.
"Kalau begitu Kak Iwan harus ke rumah," ujarnya dengan mata berbinar.
"Kenapa?"
"Karena …. Tak ada burger seenak burger buatan Ibu!"
Ahh… betulkah? Seperti apa ibunya Didi?

Beberapa hari yang lalu Didi bercerita padaku tentang pizza yang sesekali dibuat ibu untuknya dan kedua adiknya yang masih kecil. Dan sekarang burger?
Melihat mataku yang tak percaya, Didi menggangguk meyakinkan.

"Pokoknya kalau sudah coba burger ibu, kak Iwan pasti ketagihan. Dan nggak perlu beli burger lagi di tempat yang mahal."

Ooh … mulutku membulat. Kelihatannya keluarga Didi sangat sederhana, bahkan cenderung miskin. Tanpa ayah pula. Karena, ayah Didi sudah meninggal saat ibunya bisa membuat makanan yang tak dapat digolongkan murah itu? Roti untuk burger dan pizza cukup mahal di supermarket. Belum lagi keju, daging isi, atau sosis yang ditabur di atas pizza. Rasa-rasanya mustahil!

Akan tetapi, cerita Didi yang terus menerus membuatku penasaran juga. Dan semakin ingin tahu lebih banyak tentang keluarga anak itu.
"Ibu kerja apa, Di?" tanyaku padanya suatu hari.
"Jualan kecil-kecilan, Kak. Pisang goring, tempe goreng, tahu goreng, dan bakwan. Biasanya dititipkan ke warungnya mpok Idah. Terus Ibu juga terima cuci setrika."

Aku meneguk ludah. Pahitnya kehidupan yang dijalankan Didi tak pernah kurasakan. Papa dan Mama sangat menyervisku untuk urusan duit. Usia dua belas tahun saja aku sudah mengantongi kartu kredit, yang bebas kugunakan. Lalu handphone, satu set home theatre yang bertengger di kamarku, mobil, dan motor hardley. Tetapi, kenapa aku tak merasa lebih bahagia dari Didi? Padahal secara materi, aku tak pernah tahu apa itu arti kekurangan.

Barangkali benar, bahwa materi tak berarti segalanya! Sering malah, materi melahirkan anak-anak brengsek seperti aku!
Berbeda dengan Didi … Anak itu miskin. Sikap dan sopan santunnya luar biasa. Anak itu bahkan tak pernah mau menerima uangku secara cuma-cuma!

"Di … kapan-kapan ajak Kak Iwan ke rumah, ya? Boleh nggak?"
Didi tertawa lebar.
"Oke deh, Kak! Nanti, sebelumnya, Didi akan bilang ke Ibu, biar membuatkan burger atau pizza untuk kak Iwan. Eh, mana yang lebih kakak sukai?"

Aku kini yang tertawa. Makanan itu tak kan menarik minatku. Makanan itu sudah terlalu sering melewati tenggorakan ini. Untuk menyenangkan anak itu, kuanggukan kepala.
"Terserah yang mana saja. Tapi, jangan bilang-bilang Ibu kalau kak Iwan mau datang. Nanti merepotkan!"
Didi mengangguk. Kami pun berpisah.

Aku kembali pada hunianku, rumah kos yang baru-baru ini kusewa. Malam yang kuhabiskan dengan minuman keras hingga aku puas dan tertidur. Dalam mimpiku, aku melihat Didi menikmati burgernya. Lahap sekali!

Pada kenyataannya, kesempatan untuk berkunjung kerumah Didi tak segera muncul. Aku sendiri sibuk dengan hidupku. Hingga beberapa minggu kami tak bertemu.
"Kak Iwan!" suara khas Didi mampir ketelingaku saat itu aku berada di depan sebuah supermarket, akan membeli beberapa keperluan. Kulihat Didi melambaikan tangannya riang.
"Kok, lama nggak kelihatan,kak?"

Aku hanya memandangi mata beningnya. Tak sanggup untuk mengatakan hari-hariku sibuk dengan ketidaksadaran, pengaruh minuman keras dan ekstasi. Sebaliknya, aku cuma menjawab pendek.

"Kakak sibuk, Di! Kamu nggak sekolah?" aku mengalihkan percakapan, sambil mengamit tangannya menemaniku masuk kedalam supermarket.
"Lagi libur, kak."
Dahiku berkerut. Libur? Rasanya belum lama musim liburan.
"Yang bener kamu?"
Didi tertawa,"Diliburkan sama pak Guru," katanya.
"Kenapa?" tanyaku lagi,bloon.

Didi tak menatap mataku. Kedua matanya memandang takjub barang-barang yang tertata di sepanjang supermarket. Lalu menjawab sambil lalu,
"Biasa kak….soal SPP."
"Berapa bulan, Di?" Tiba-tiba saja aku ingin tahu.
Didi menjawab setengah berbisik.
"Empat." Lalu buru-buru disambungnya,
"Minggu depan mungkin Didi bisa masuk lagi, Kak. Sudah biasa begini. Uangnya, sebetulnya, sudah ada di tabungan Didi. Terus kepakai karena Ayu sakit."

Ahh … begitu. Ayu adalah nama adik Didi yang berusia dua tahun. Mendadak aku merasa bertanggung jawab pada anak itu. Diam diam aku menyesali diri. Coba kalau aku nggak asyik mabuk dan teler. Mungkin Didi tak perlu diskors dari sekolah beberapa hari ini.

"kak Iwan lihat itu, nggak?" tunjuk Didi tiba-tiba.
Aku mengikuti telunjuknya. Mataku menangkap sebuah produk shampoo terkenal untuk anak-anak.
"He, eh…, kenapa?"
"Dua hari yang lalu, Dek Ika minta ke Ibu untuk dibelikan itu." Didi menyebut nama adiknya satu lagi yang lebih besar."Dan hari ini, Didi juga keramas pakai itu. Cium aja rambut Didi. Wangi, kan?"

Kulihat harga tertera di sana. Dalam kemasan botol kecil harganya mencapai empat belas ribu rupiah! Tiba-tiba aku merasa kalau Ibu Didi tidak bijak. Masa ia bisa membeli shampoo semahal itu, sementara menelantarkan bayaran sekolah Didi?

Akan tetapi, pikiranku berubah saat wajahku kudekatkan ke kepala Didi. Tak ada wangi shampoo mahal yang ditunjukkan Didi. Tidak juga wangi shampoo lain. Yang kucium cuma aroma sabun mandi biasa.

Mataku bertatapan dengan mata riangnya. Mengertilah aku, apa yang terjadi. Hatiku bergetar. Tanganku hampir saja meraih shampoo yang ditunjuk Didi dalam botol besar itu. Aku begitu ingin bisa menghadiahkan pada bocah lugu itu, dan adik-adiknya. Namun, pemikiran lain melintas.
Tindakanku bisa membuat Didi mengetahui apa yang telah dilakukan ibunya. Dan kuputuskan untuk tak membongkar kebohongan yang telah dilakukan wanita itu, memalsukan isi botol shampoo itu dengan air sabun! Ibu Didi pasti punya alasan sendiri!

Sebaliknya kuraih beberapa snack dan kaleng susu ke dalam kereta dorongku, tanpa bertanya padanya. Karena aku tahu, Didi akan menolak seperti biasanya. Kubayar belanjaanku di kasir. Didi melongo melihat jumlah yang harus kubayarkan. Bisa jadi ia tak percaya, aku yang terlihat kumal ini mampu membayar sejumlah itu.

Aku Cuma tersenyum. Kuraih bahunya pelan,
"Kuantar pulang ya, Di!"
Dan kami pun berboncengan, melintasi siang yang terasa terik. Melewati beberapa ruas jalan menuju rumah Didi. Dari kaca spion kulihat wajah Didi yang cerah. Senyum bangga terkembang di sana. Ia tampak senang sekali kubonceng. Lagi-lagi hatiku perih.

Setalah melewati jalan-jalan besar, motor kami mulai meliuk dari gang ke gang. Mataku merayapi rumah-rumah petak yang berdempetan rapat. Bocah-bocah kecil bertelanjang dada berlarian. Sebagian mengejar-ngejar layangan yang putus. Sebagian lagi mungkin bermain petak umpet atau permainan lain. Beberapa wajah kecil kulihat belepotan ingus dan debu.

Di sebuah rumah kecil yang terletak diujung, aku memarkirkan motor. Sekali lompat, Didi sudah turun dari motorku dan menghambur kedalam. Aku mematikan mesin. Memandang rumah kecil yang jauh dari layak untuk standar kesehatan.

Kesan itu bertambah kuat saat aku melangkah masuk ke dalam. Lantainya masih beralas tanah, sepertinya rumah ini hanya terdiri dari dua ruangan yang dipisahkan selembar gorden kumal. Tak ada jendela. Cuma ventilasi sempit yang memungkinkan pergantian udara seadanya.

Aku mengamati isi rumah yang bisa dihitung. Tiga buah kursi yang agak reyot diruang tamu. Lalu satu dua foto yang tergantung di dinding sebuah rak bambu tampak penuh dengan buku-buku pelajaran. Barangkali milik Didi. Di atas meja kayu dialasi taplak batik yang sudah lusuh, namun bersih. Sebuah vas bunga sederhana tampak begitu pucat menghias diatasnya. Tampak jelas, barang itu sudah bertahun-tahun menjadi bagian dari rumah ini.

"Ibu…ini Kak Iwan!"
Didi keluar bersama dengan seorang wanita yang kutaksir berusia empat puluh puluhan, atau mungkin kurang. Menilik usia Didi yang baru delapan tahun, seharusnya wanita itu berusia lebih muda. Tapi, entahlah…bisa jadi kemiskinan yang selalu akrab dengan keluarga ini, dan beban ekonomi yang harus ditanggung di pundak wanita itu, membuat penampilannya kelihatan jauh lebih tua.

Aku mencoba mengangguk sopan.
"Saya Iwan, Bu!"
Wanita itu tersenyum ramah meski kelihatan agak rikuh menerima kehadiranku.
Kuulurkan satu plastik oleh-oleh yang tadi kubeli untuk Didi dan adik-adiknya. Meski ragu, Ibu itu menerima juga bingkisan yang kubawa.

Suaranya terdengar agak bergetar.
"Makasih banyak… tapi seharusnya tidak usah repot-repot, mau minum apa?" ujarnya sambil beranjak ke belakang.
"Nggak usah repot - repot, Bu …"
Kulihat Didi mengejar Ibunya. Lalu suaranya setengah berbisik terdengar di telingaku.
"Kak Iwan pengen cobain burger buatan Ibu."

Lalu sambil menatap kearahku, Didi menambahkan dengan senyum kocaknya,"Didi bilang burger Ibu paling enak. Jadi kalau Kak Iwan besok-besok kepengen burger, nggak usah ke restoran yang mahal-mahal. Iya kan, Bu?"
Aku menyambut senyum Didi. Sebaliknya, Ibu Didi malah tampak pucat. "Burger apa? Aduh … Didi bisa saja!" katanya.
"Tapi … Didi lihat masih ada di belakang, Bu! Tinggal dipanaskan. Masa Kak Iwan nggak boleh mencicipi burger kita?" Didi keras kepala.

Aku mencoba menetralisir keadaan, tetapi Didi keburu berlari ke belakang."Biar Didi yang siapkan ya, Bu?" ujar bocah itu tanpa minta persetujuan. Kalimat Didi membuat Ibunya tergopoh-gopoh mengejar langkah anak sulungnya itu.
"Sebentar ya, Kak Iwan!" ujarnya dengan pandangan penuh permintaan maaf.

Aku mengangguk, menyilakannya. Untuk berapa lama, kesendirian kembali mengakrabiku. Kuamati lagi kesederhanaan tempat ini. Mataku mendadak berpapasan dengan dua wajah mungil mengintip dari balik gorden.
Aku mengembangkan senyum lebar, sambil berharap penampilanku yang gondrong dan rada acak-acakan ini tak membuat mereka berdua takut.

"Ika sama Ayu, ya?" sapaku ramah.
Kedua anak perempuan itu mengangguk tersipu. Mereka saling tukar senyum dan main dorong-dorongan. Mungkin ingin keluar, tetapi ragu.
"Sini" panggilku lagi

Langkah-langkah kecil itu kini kian mendekat. Sekarang aku bisa menatapi keduanya dengan lebih bebas. Wajah mereka bersih. Mungkin baru selesai mandi. Ada bekas sapuan bedak yang kurang rata disana.

Ayu dan Ika hanya mengenakan celana pendek dan kaos singlet yang sudah pudar warnanya. Kaki-kaki mereka yang telanjang tanpa alas kaki menapak dengan riang. Seperti tak ada keengganan bersentuhan langsung dengan lantai tanah yang kasar dan dingin.

"Nah, ini burger dan pizza buatan Ibu."
Sekonyong-konyong suara Didi terdengar. Anak itu muncul dengan sebuah piring di tangannya. Ibu Didi yang terlihat salah tingkah mengikutinya dari belakang.
Ayu dan Ika langsung menghambur riang mendekati isi di atasnya dengan mata berbinar.
Beberapa saat aku menatap isi piring di meja tamu dengan perasaan yang sulit kuutarakan.

Segala kemewahan di rumahku, kolam renang, berbagai perabotan luks dan makanan enak-enak yang biasa kusantap bagaikan paradoks dengan apa yang kusaksikan sekarang. Di atas meja tidak ada pizza yang biasa kumakan. Tidak juga burger ala restoran manapun yang sering kutemui.

Yang disebut pizza oleh Didi Cuma mie bercampur telur yang diaduk dan digoreng, lalu ditaburi irisan tomat dan bawang goreng di atasnya. Sementara burger yang selama ini dibanggakan Didi, terbuat dari roti bundar biasa berisi mocca murahan, yang isinya telah dikerat habis. Didalamnya diisi dengan sayuran –entah bayam atau kangkung– dan potongan tempe kecil-kecil yang digoreng agak hangus sehingga menyerupai daging burger. Di sebelah piring, tergeletak bungkusan kecil saus dan sambel sebagai pelengkap.

"Ayo dong, Kak Iwan, dicobain! Nanti keburu dihabisin sama Ika dan Ayu, lho!"
Suara Didi malah membuat mataku berkaca-kaca. Terutama saat berbenturan dengan mata beningnya yang penuh dengan kebanggaan atas jamuannya, juga reaksi Ayu dan Ika yang seperti tak sabar ingin menyerbu pizza dan burger ala Ibu mereka itu.

Pandanganku kemudian menangkap sosok Ibu Didi yang bersender lemas di pojok ruangan, dengan sudut-sudut mata tergenang air. Ada sesuatu di matanya. Entah penjelasan, entah kata maaf yang mungkin ingin disampaikannya kepadanya.

Aku diam, tak perlu ada kata-kata lagi untuk menjelaskan apa yang dilakukannya. Semuanya cukup jelas. Pizza, burger, lalu shampoo yang disebutkan Didi di Supermarket tadi, cukup membuatku mengerti perjuangan wanita itu, dan semua upayanya untuk membuat anak-anaknya bahagia. Membuat mereka merasa telah menikmati kemewahan dan barang-barang mestinya cuma bisa dinikmati teman-teman mereka yang lebih mapan.

Ya, wanita itu Cuma ingin membuat ketiga anaknya tidak merasa berbeda dengan yang lain. Hingga mereka tumbuh dengan kepercayaan diri yang sama. Tanpa merasa malu, atau bahkan sempat merasakan arti kepapaan itu sendiri.
Tiba-tiba aku merasa sangat hormat kepadanya. Perasaan yang selama ini tak pernah ada untuk mama ataupun Papa. Kedua orang tua yang membawaku ke dunia ini.

Tanpa ragu, kucomot sebuah "burger", dan meraih saus serta sambal yang tersedia, lalu mulai menyantapnya dengan sepenuh perasaan.
"Ayo kita makan sama-sama, ya?"
Kusodorkan piring pada Didi dan kedua adiknya. Ketiga bocah itu langsung meraih pizza dan burger, tanpa perlu ditawari ulang. Dalam sekejap isi piring sudah hampir kosong. Kami bersama-sama melumatkan setiap burger dan pizza diatasnya.

Ibu Didi hanya memandangi kerakusan kami. Perlahan matanya yang berkaca mulai berpendar. Bahkan seulas senyum terkembang kembali.

Sambil menggigit burgerku, aku tetap memandangnya, juga ketiga permata kecil itu dengan tatapan penuh terima kasih.
Barangkali mereka tak akan pernah tahu.
Tetapi, lewat pizza dan burger mereka … lewat kesederhanaan dan ketulusan tanpa pamrih, aku seperti terlahirkan kembali. Dan membuatku lebih mengerti dan bertekad menghargai hidup yang Dia berikan. Bukan mencampakkannya, seperti yang selama ini telah kulakukan.

Pulang ke kos nanti, akan kubuang semua botol minuman keras dan ekstasi yang kumiliki. Janjinya dalam diam.
Piring sudah hampir kosong. Hanya sebuah pizza yang tersisa. Dengan bangga pula Didi menyilakanku untuk menikmatinya. Bahkan melarang kedua adiknya yang masih tampak lapar.

"Sssst! Yang ini untuk Kak Iwan! Untuk kita kan, bisa kapan saja."
Kutatap mereka lekat. Sebuah ide pun melintas. "kita adu cepat aja yuk, gimana? Yang paling cepat dia yang dapat. Bagaimana?"
Ketiga anak itu menggangguk. Akupun mulai menghitung.
"Satu..dua..tiga, yak!!!

Tangan-tangan kami berebutan. Potongan pizza terakhir diperoleh Ayu. Anak perempuan berusia dua tahun itu bangga sekali telah memenangkan kompetisi perebutan pizza.
Wajahnya tampak cerah.

"Hole!!! Ayu menang!" teriaknya cadel.
Kami semua tertawa. Dan serempak memandangi wajah Ayu yang kini celemotan dengan mie pizza, dan serpihan tomat.
Hari mulai senja. Aku masih belum beranjak dari rumah Didi. Sibuk melayani cerita dan bermain tebak-tebakan dengan mereka bertiga. Kami larut dalam gelak dan tawa. Sementara Ibu Didi menyetrika di dalam.

Saat azan asar terdengar, dengan ringan Didi meraih tanganku, dan mengajakku ke sumur belakang, mengambil wudhu, lalu kami shalat berjamaah, hanya beralaskan tikar lusuh. Ketiga anak itu memintaku mengimami mereka.

Aku menikmati setiap detik yang berlalu dalam hidup baru. Lalu tiba-tiba saja, selesai shalat, entah dari mana kudengar denting kasih memenuhi rumah ini, juga hatiku. Suaranya merdu menentramkan. Membuat senja jadi lebih indah. Dan seumur hidup sejak aku dewasa, baru kali ini aku menangis.

TAMAT

Go to link Download

Read more »

Sunday, April 16, 2017

Review Fitur fitur yang di Tawarkan dari Samsung Express SL C410W

Review Fitur fitur yang di Tawarkan dari Samsung Express SL C410W

Pada kesempatan kali ini saya akan melakukan sedikit review/ulasan ringkas tentang Samsung Express SL-C410W. Printer Samsung Express SL-C410W adalah printer laser jet yang telah menawarkan fungsi colour/cetak warna. Printer ini memiliki fungsi standart, NFC,WPS, dan Mobile print. Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah Fitur-fitur yang ada pada Samsung Express SL-C410W.

FITUR-FITUR SAMSUNG EXPRESS SL-C410W

DAPAT MELAKUKAN CETAK DENGAN MENGGUNAKAN SMARTPHONE
Anda dapat melakukan cetak dan membagikan dengan mudah dengan Samsung Express Printer. Dengan teknologi NFC yang canggih, Wi-Fi direct dan tenaga yang kuat, kita hanya membutuhkan satu kali ketukan saja.

KECEPATAN CETAK 
Printer Samsung Express SL-C410W ini mempunyai kecepatan cetak yang cukup memuaskan yaitu 18 halaman/lembar per menitnya untuk mono atau hitam putih dan 4 halaman/lembar untuk Colour/warna. Bisa dibilang dengan kecepatan yang dimilikinya printer ini tergolong printer yang cepat.

DESIGN ERGONOMIS
Dengan disign ergonomis anda tidak perlu khawatir dengan ukuran printer yang akan memenuhi ruangan anda. Printer Express SL-C410W ini didesign dengan indah dan tersusun rapi sehingga akan kelihatan bagus dimeja kerja anda dan menjadikan tampilan lebih elegan.

EASY DOKUMENT CREATOR
Dengan Fitur easy dokument creator dapat dengan mudah membantu anda membuat dokument digital dengan format yang beragam dan mudah untuk dibagikan kepada orang lain, baik melalui email, faks, maupun melalui media sosial.

BRILLIANT COLOUR QUALITY FOR YOUR DOCUMENT
Dengan printer ini Teks, garis, atau gambar C410W dapat membantu anda untuk mencetak apapun dengan kualitas yang baik, bahkan diluar harapan anda. Dengan 600 x 600 dpi dapat diperlebar menjadi 2400 x 600 dpi dengan menvariasi ukuran dan posisi dots-nya. Sehingga anda dapat mencetak lebih detail, halus dan tajam.

EASY ECO DRIVER
Softare easy eco driver yang mendapatkan penghargaan di tahun 2012 Outstanding Achievement dalam inovasi award dari buyer labouratory (BLI), dapat menghemat penggunaan tinta samapi 20%. Software tersebut juga dapat mengurangi penggunaan energi. Dengan easy eco driver pengguna dapat mengubah tampilan gambar dari bitmap ke sketch dan serta mengghapus tulisan untuk menghemat tinta.

HARGA SAMSUNG EXPRESS SL-C410W
Untuk harga printer ini dibanderol dengan harga kisaran Rp. 2.100.000, harga ini mungkin bisa berubah-ubah tergantung dari toko penjualnya dan belum ongkos kirim dan lain-lain. Ini adalah harga kisaran dan untuk lebih jelasnya anda bisa bertanya langsung di toko-toko online yang menjual dari unit ini, karena disini saya hanya sekedar review dari Fitur-fitur yang ditawarkan dan survai dari beberapa toko online.

Go to link Download

Read more »

Thursday, March 16, 2017

SCAM LIST DAFTAR SITUS PTC YANG MENIPU

SCAM LIST DAFTAR SITUS PTC YANG MENIPU

Below is a list of scam sites (con). you can teach and find more information so that you do not waste time online that ultimately you do not get anything.


1
1-800-Mail.com (Gptboycott)
1000Clicksptr.com(uronlinebiz)
100cents-1000dollars.com
100-dollars-mail.com
100dollarsbonus.info (uronlinebiz)
100dollarsmails.com

100euromails.com
100usd.com
10dollar-mail.com
10euromails (not sustainable)
168paid.com (uronlinebiz)
1-dollar-mail.com
1stprofit.com


2
2-dollar-mail.com
2-opt.com (Gptboycott)
2008mails.com (getpaidforum)
200dollars-email.com
200dollarsmail.com
200eurocent-200euro.com
200euromails.com
200euromails.net
20dollarsmail.com
247payouts.com
25dollarsmail.com
25-dollars-mail.com
2dollaremails.com

3
3-dollar-mail.com
300dollarsmail.com
30dollarsmail.com (Gptboycott)
37-21mail.com

4
400dollarsmail.com
4bux.info (refer to update June 2)

5
5-dollar-mail.com (getpaidforum)
500cents-500dollars.net
500cents-500dollars.org
500pounds-and-500pence.com
50centptr.com (uronlinebiz)
50dollarsmail.com
520Searcher.com
5dollarmails.com

6
60euromail.com
60de.com

7
7878clicks.com(uronlinebiz)
7centsolos.com
7thheavenptr.net (Gptboycott)

8
8cent-emails.com
80euromail.com


a
a-n-cash.com (not sustainable)
an-cash.com (not sustainable)
aaa-mails.com
activeptr.net (not sustainable)
ad5.biz (uronlinebiz)
ad-fortune.com
adsbux.org
adsmaker.net
adsneed.com(uronlinebiz)
aglocomails.com (not sustainable)
ahacash.com
allcashmail.com
allyousubmitters.com (Gptboycott)
almiyachts.com
alwayspay.com
american-mails.com
amigoemail.com
Amity-Cash.com (watch list, gptboycott)
ans-advertising.com (uronlinebiz)
anycallmails.com (not sustainable)
apachemails.com
applemails.com
appolomails.com
arab-gpt.com (uronlinebiz)
Arabbux.com (PtcTalk)
arcane-mails.com
arcsurvey.com
arcticmails.com (uronlinebiz)
asonewishes.com (uronlinebiz)
at-mails.com
atom-mails.com (not sustainable)
atomsmails.com (not sustainable)
auction-emails.com
awsurveys.com (read update 10 Dec 2007)


b
babyloncash.com
ban-mail.com (uronlinebiz)
banboocash.com (not sustainable)
bank-mails.com
bank-mails.net (not sustainable)
bearshare-mails.com (uronlinebiz)
beautymails.com (uronlinebiz)
beeptr.com (uronlinebiz)
beetrmails.com (not sustainable)
best-mails.com (getpaidforum)
best-hyip.be
bestflymails.com
beta-cash.com
bettybucks.com
beyondemails.com (uronlinebiz)
bez-minimum.info (getpaidforum)
bigdollat-mails
biggestdollars.com
bigluck-mails.com (uronlinebiz)
bigpaymail.com (Gptboycott)
billiondollarmails.com(uronlinebiz)
bluemaniacs.com (uronlinebiz)
bluerwebmail.com
boa-mails.com
bobomails.com (not sustainable)
Bobmail.com
boffopaidmail.com (Gptboycott)
Bonniemails.com
boratmails.com (uronlinebiz)
businessptr.com (uronlinebiz)
boss-mails.com
BournemouthBreeze.com (Gptboycott)
bravevolitation.com
bugcash.com
buxer.org (read update 25 Jan 2008)
buxeuro.com
buxgalore.com (read update 8 Dec 2007)
buxone.com (read update April 10 2008)
Is bux.to a scam?


c
camel-mails.com
can-discount.com
candy-mail.com(uronlinebiz)
cannabismails.com
capitalmails.net
Cash2all (lots of non-payment complaints at their forum)
cashbux.com
cashbux.org
casheden.com (uronlinebiz)
CassandrasClicks (Gptboycott)
cash-kitty.com
CashFiesta.com (Gptboycott)
cashnclicks.com
cashorigin.com (uronlinebiz)
cashpointclicks.com
cashread.com (Gptboycott)
cashsea.com
casino-mails.com
Cat-mail.com
cat-mails.com
cat-ptr.com
catch-cash.com (Gptboycott)
class-act-clicks.co
classical-mail.com (Gptboycott)
cgcash.info
charm-mail.com
chicago-ptr.com (uronlinebiz)
chick-mails.com
chobit-mails.com
chobitmails.com
chobitsmails.net
click2earnmoney.com (uronlinebiz)
click-mails.com
click-wizard.net (read update 2 Dec 2007)
clickbux.org
clickbuxx.com
clickcent.net (read update 7 Dec 2007)
clickearnmoney.com
clickingmoney4u.com
click-monkey.biz (uronlinebiz)
clickoly.com
clicks-4-cash.com (read update 21 Dec 2007)
clicktopsites.com (uronlinebiz)
clixy.net (read update 2 Dec 2007)
CloneBux.com (uronlinebiz)
cloudmails.com (uronlinebiz)
closet-clickers.com (uronlinebiz)
cloverclicks.net (read update 7 Dec 2007)
coast-mail.com
coastmail.com
coinclicks.info (read update 23 Dec 2007)
comeongain.com (getpaidforum)
compactmails.com
cookie-mails.com (uronlinebiz)
cooperativemail.com
copymails.com
cosplaymails.com (uronlinebiz)
coverclicks.com
cowboy-mail.com
crabmails.com
Crazy-4-cash.com (uronlinebiz)
cream-mails.com

d
dallas-ptr.com (uronlinebiz)
danger-mails.com (uronlinebiz)
davemails.com (not sustainable)
DarkAngelMails (watch list, gptboycott)
daydayupemails.com
dayscash.com (uronlinebiz)
dayseeking.net (uronlinebiz)
deepseacash.com
deliriouspaidemails.com (uronlinebiz)
delta-cash.com
devclix.com
DiamondBux.com (uronlinebiz)
digital-ptr.com
dj-mails.com
dog-mails.com (not sustainable)
dollar-factory.com (promotes a list of scam sites)
dollarsmaker.net
dollarslove.com (Gptboycott)
dollarsmaker.com (uronlinebiz)
dolphincents.com
Domainmail.com
donkeycash.info (uronlinebiz)
donut-m.biz (uronlinebiz)
duno.com
dragone-search.com
dragonhole.com
dreamstarmail.com (Gptboycott)
drumcash.com
dynasty-mails.com
dungeonanddragonemails.com
d-biz.com (uronlinebiz)

e
e-mailptr.com (not sustainable)
eagleclicknet.com (uronlinebiz)
earn-emails.com
earn4read.com (not sustainable)
earnptr.com
earnup.com
easy-gain.com (uronlinebiz)
easyhits.org (read update 14 Dec 2007)
egoldclicks.net (read update 21 Dec 2007)
electric-mails.com
elephantadvertising.com
elephant-mails.com
e-mailptr.com
email2rewards.com
e-mailpaysu.com
emailpremium.com
emailprofit.us
emails-empire.com
emailspayu.net
emails-empire.com
emeraldcoastptc.info
energy-mails.com
englandbux.com
englandbux.org
enjoyfunds.com
eqmails.com
eurocentsmail.com
eurobux.org
euro-mails.com
europtr (not sustainable)
everylooking.com (uronlinebiz)
eceryrich.com (uronlinebiz)
expert-mails.com
eyemails.com (uronlinebiz)


f
fairydollars.com
FairyTalePTR.com (Gptboycott)
farland-cash.com
fastbux.com
fastbux.org
fastcashemaills.com
fastpaidptr.com (getpaidforum)
fellowequality.com (getpaidforum)
fillmyaccount.com
filmyinbox.com
fire-mails.com (not sustainable)
flashrich.com
flaviomails.be (uronlinebiz)
fly-field.com (not sustainable)
freeclickcash.net (read update 2 Dec 2007)
free-kingdom.com (not sustainable)
freemoneymails.net (uronlinebiz)
feer-mial.com
feermial.com
fortuneemail.com
fourleafclovermail.com (uronlinebiz)
ft-mails.com (not sustainable)
funkycashmail.com
futureptr.com
fx-mails.com (uronlinebiz)

g
gamma-cash.com
gem-mails.com
getpaid4clicks.com (uronlinebiz)
getpaidbyemail.com
getpaideasy.com
GetPaidLinks.net
getpaidwatch.com
getor-mails.com
giga-cash.com
giga-mails.com (not sustainable)
goaio.com
godmail.info (uronlinebiz)
godmails.com (uronlinebiz)
gogoplease.cn (uronlinebiz)
goldencatch.com (uronlinebiz)
goldenemail.com
goldptr.net
golfmails.com
goodluck-email.com
google-mails.com
gothic-mail.com (uronlinebiz)
gowellup.com
gp2profits.com (read update 15 Dec 2007)
graspaftertime.com
grassmails.com
green-cash.com
greetgold.com


h
halfmillionmails.com
halomoney.com (getpaidforum)
happyearning.com
happyptr.com
healthyptc.com
heroptr.com (uronlinebiz)
highbidppc.com
HappyBizs.com (Gptboycott)
HKbux.com (read update March 30 2008)
holiday-mails.com (Gptboycott)
hollywood-mail.com
honestmails.com
honestptr.com
horse-mails.com
huge-mails.com
husky-mails.com


i
iCashout.com (PTCTalk) (update 20 Dec 2007)
ice-mails.net
ilikeemails.com
insaneptr.net (uronlinebiz)
inspiremarrow.com (not sustainable)
instant-dollars.com
instantads.org (uronlinebiz)
intgold.com
invest-mail.com
iphonemails.com (not sustainable)
ippomails.com
ippomails.net

j
Jackpot-ads.biz (uronlinebiz)
jays-paidmail.com
job-readmail.com
junglecash.com
jungleclicks.com (uronlinebiz)
justcashInc.com

k
kiddays.com
kitcatcash.com
klikini.net
kukmail.com (uronlinebiz)

l
libertycash.biz
lifeisabeachclicks.net
lightstarmail.com
linkread.com
lion-mails.com
littleengineptr.com
loading-mails.com
logans-legacy.com
lolclicks.com
lookingemail.com (Gptboycott)
lovebird-mails.com
loveburd-mails.com
loving-mail.com

m
magicalmails.com (not sustainable)
MagiCash.com (uronlinebiz)
magic-mails.com (uronlinebiz)
magnetismail.com
MailBling.com (watch list, gptboycott)
mailero (not sustainable)
mails2earn.net
Make-free-money-online.info (MFMO) (read update 2 Dec 2007)
malisanko-emails.com
mangoemails.com
many-mails.com
mapleptr.com (Gptboycott)
maystromails.com
maystromails.net
MDbux.com (PtcTalk)
medal-mails.com
mega-ptr.com
megaptr.com
meggarichemails.com
mellow-mails.com
metal-emails.com
metalpaidread.com
meteor-mails.com
michellesrandomizer.com
milion-mail.com
million-mails.com
millionaire-mail.com
mimimcash.com
minbux.com
mincashbux.com
Mintysmails.com
MiniBux.com (uronlinebiz)
moneybagsmail.com
moneybux.com
moneybux.org
moneyclicks.biz
moneyems.com
moneydogptc.com
moneymouser.com
moneysbank.com
moonbux.com
mushroomsmail.com
mybux.info (misleading, read update 5 Jan 2008)
mygpt.com
mysweetheartmail.com

n
nature-mails.com
netgold4u.com
newsptr.com (not sustainable)
niceptr.com
NickelsByEmail.com (Gptboycott)
NickOfTime-Email.com (watch list, gptboycott)
njgirl.biz (uronlinebiz)
no2allmails.com (uronlinebiz)
Nocs.Us (Gptboycott)
nokiamails.com (not sustainable)
number-emails.com
numenmail.com (Gptboycott)

o
oceansoflife.com (uronlinebiz)
ohomails.com
onedollarmail.com
one-mails.com
oneperson-mail.com
onlygravy.com
onlythebestptr.com (promotes a list of scam sites)
ok-mails.com (uronlinebiz)
ok-ptr.com (not sustainable)
ok-usd.com (not sustainable)
OkayEmail.com (Gptboycott)
onlygravy.com (uronlinebiz)
on-sunday.com (uronlinebiz)
orangemails.com
oursharedsuccess.com
ourpaidmail.com (Gptboycott)

p
paidbux.com
PaidEmail.com (Gptboycott)
paidmail.ru
paidmailagency.com (not sustainable)
paidmailengine.com
paidstation.com (not sustainable)
paidworld.com
paidmail.ru (uronlinebiz)
papajuan.info
pay-to-mail.info (uronlinebiz)
payingcoins.com (getpaidforum)
payyou123.com
payyoudollar.com
perfect-emails.com
pekingcash.com
petromails.com
pcash.info (uronlinebiz)
phoenixcash.info
pig-mails.com (not sustainable)
pizzamails.com
platinum-investment.com
platinum-mails.com
pleasant-mails.com (not sustainable)
polarbearmails.com
pomoterprosemail.com (getpaidforum)
popomails.com
post4cash.com (uronlinebiz)
powerbux.org
power-mails.net (not sustainable)
powersmails.net (not sustainable)
premiermails.com (uronlinebiz)
pretti.mail.com
prettyptr.com
pretty-mail.com (not sustainable)
probux.net (ptctalk)
professionalmails.com
profers.com
profitfrommails.com
profitptr.net
propaidemail.com (from getpaidforum)
ptcad.net
ptindex.com (misleading - read update Jan 1 2008)
Ptp8.com
ptr-enterprise.com (not sustainable)
ptr-enterprises.com (not sustainable)
ptrforce.com (not sustainable)
ptr-hun.info
ptrland.com
ptr-trading.com
puma-mails.com (not sustainable)
pumpkin-mails.com (not sustainable)
puppypaid2clicks.com


q
quality-profits.com

r
rabbit-mails.com (not sustainable)
racingemails.com (not sustainable)
rainbow-mails.com
rainbow-mail.net (not sustainable)
Ranoscash.com
rat-mails.com
readformoney.us (uronlinebiz)
realmails.com
ReadRevenue.com (Gptboycott)
RichMails.com (Gptboycott)
rivermails.com
road-mails.com (not sustainable)
rock-mails.com
rolex-mails.com (not sustainable)
rosenet-emails.com
royalcash-mails.com
royalinvest.biz (not sustainable)
rushnsuccess.com (not sustainable)

s
saytheirmail.com (uronlinebiz)
scarlettmails.com
secret-mails.net
sea-mails.com
SeekBizs.com (Gptboycott)
seekmails.com (getpaidforum)
sepooq.com
seriousbucks.com
sharedmails.com
sheepmails.com (uronlinebiz)
shirecash.com (uronlinebiz)
silvanamails.com (Gptboycott)
silvanamails.net (Gptboycott)
siteclubemail.com
sky-mails.net (not sustainable)
sky-wolf.net
smile-email.com
smoothlinks.com
SnapDollars.com (uronlinebiz)
snowman-mails.com (uronlinebiz)
solarclick.com
southmails.com
space-mails.com (uronlinebiz)
spaz-emails.com (getpaidforum)
Spedia.com (Gptboycott)
speed-mails.com
spicemails.com (uronlinebiz)
spiderchess.com (uronlinebiz)
spidermanemails.com
sprint-cash.com
startmails.com
strongptr.com
studio-mail.com
summer-mails.us (uronlinebiz)
sunday-mails.com
sunflowersptr.com
sun-cash.com
suns-cash.com
sunsetclix.com (uronlinebiz)
super-mails.com (not sustainable)
super-program.com
superstarmail.com (not sustainable)
SurfJunky.com (Gptboycott)
Surfjunky.com
surfanearn.net
surforhits.com
surprisemails.com
surveyking.com (uronlinebiz)
sweet-mails.com (uronlinebiz)
symantec-mail.com (uronlinebiz)
systemmails.com


t
tarbux.com
tata-cash.com (not sustainable)
tendollarsmail.com
teneuromail.com
tomails.com (uronlinebiz)
TheBux.com (uronlinebiz)
thebux.helloweb.eu (not sustainable)
thegoldclick.com
thegoldmail.com
timelessearn.com (not sustainable)
tnt-e-mail.com
tombmailer.com
tomoonmail.com (Gptboycott)
tons-referrals.com
tradingptr.com (not sustainable)
trafficcool.com (uronlinebiz)
trafficinvader.com (uronlinebiz)
travelmails.com (uronlinebiz)
treasureclicks.info (pays to upgraded member only)
trustfulmail.com
trustmails.com (not sustainable)
turtle-mails.com
twistedclickers.com
twodollarsmail.com
tycoonmails.com

u
unionptr.com
united-empire.com
unitmails.com
universalclix.com.br
usa-canada-email.com
usa-clicks.us (not sustainable)
usd-ad.com

v
vegas-mails.com (uronlinebiz)
velocityclicks.com (refer to update March 15)
verdiencredits.nl (not sustainable)
vice-ptr.com
viennamails.com (getpaidforum)
viper-clicks.com
virtualcardzone.com (read update 7 Jan 2008)
visionptr.com (uronlinebiz)

w
warm-mails.com (not sustainable)
wc-mails.com (getpaidforum)
weapon-earnings.info (uronlinebiz)
webbercash.com
well-email.com (uronlinebiz)
welovepay.com (not sustainable)
western-clicks.com (uronlinebiz)
western-mails.com (not sustainable)
wet-clicks.com
wingmails.com
womail.com (uronlinebiz)
woderemails.com (uronlinebiz)
wonderful-mails.com (not sustainable)
woo-mails.com
worldbux.info (uronlinebiz)
worldwidemails.com
workmails.com (not sustainable)
WowEarnings.com (Gptboycott)
wow-mails.com

X
xsc-mail.com (uronlinebiz)
xtremeptc.com (uronlinebiz)

y
y2e.info (read update 2 Dec 2007)
yippeemails.com

z
zero-investments.com
zwallet.com (gone)
zy-mails.com (uronlinebiz)




Ref:
Online Go!: PTC, PTR, PTS JUJUR OKE ADA BUKTI DAN PTC YANG SCAM (PENIPU)

Go to link Download

Read more »

Thursday, March 2, 2017

Sepuluh Bangunan Yang Berkonstruksi Menakjubkan

Sepuluh Bangunan Yang Berkonstruksi Menakjubkan

Arsitek kondang, Cecil Balmond mengkategorikan sepuluh bangunan menjadi bangunan berkonstruksi paling menakjubkan sepanjang masa. Berikut bangunan yang menurut Deputy Chairman dari sebuah perusahaan pembangunan terbesar, Arup ini paling menakjubkan.
1. Jembatan Millau
Jembatan Millau ini dikenal sebagai "Jembatan Tertinggi di Dunia". Dengan tinggi tiang beton hingga 800 kaki, jembatan ini seolah diangun di atas awan dan melintasi lembah sungai Tarn, Perancis selatan.

Menurut Balmond, jembatan yang lebih tinggi dari Menara Eiffel ini memiliki desain yang berani dan membutuhkan teknik penghitungan tersendiri karena berisiko tinggi.



2. Kubah Brunelleschi
Brunelleschis Dome di Italia ini dibangun pada abad 15, tepatnya antara 1420-1436 Masehi. Kubah katedral Florence ini memiliki ketinggian lebih dari 140 kaki dengan konstruksi tanpa kerangka yang mendukung. Arsiteknya Filippo Brunelleschi menemukan cara yang sama sekali baru tentang berbagi beban sekitar kubah sehingga tidak akan retak.


3. Hagia Sophia
Hagia Sophia di Istanbul, Turki adalah tempat ibadah terbesar selama seribu tahun. Pembangunan kubah pada Hagia Sophia ini merupakan penemuan konsep transfer beban tidak langsung.



4. Delta Belanda
Banjir yang menewaskan 1.800 orang di Belanda pada 1953 tampaknya memberi pelajaran berharga bagi negeri kincir angin itu. Pemerintah memutuskan memblokir muara tertentu yang mengarah ke Antwerp dan Rotterdam.



5. Piramida Khufu
Selama hampir 4.000 tahun, Piramida Khufu adalah bangunan tertinggi di dunia sampai Katedral Lincoln dibangun pada sekitar 1300 Masehi.


6. "Selokan" Bazalgette
"Selokan" Bazalgette di London dibangun oleh Sir Joseph Bazalgette pada 1850. Sebagai chief engineer dari Dewan Metropolitan London, dia membangun saluran pembuangan air primer sepanjang 83 mil, 1.100 mil selokan jaman dan 13.000 mil untuk saluran pembungan air yang lebih kecil. Uniknya, semua saluran pembuangan itu dibuat di dalam tanah.



7. Colosseum
Colosseum yang dibangun di Roma memiliki empat lantai diatas tanah dan tiga di bawah tanah. Semuanya membentuk lengkungan yang ditumpuk satu sama lain dan mampu menampung hingga 50 ribu pengunjung.



8. Terowongan Channel
Konsepnya ingin menghubungkan dua negara. Ini merupakan ide yang luar biasa dengan membuat rel dengan panjang 67 mil dan dapat dilalui kereta berkecepatan tinggi. Terowongan ini menghubungkan selatan London dan Kent - Taman Inggris, Denmark ke Swedia, dan Macao ke Cina.



9. Terusan Panama
Terusan Panama sepanjang 48 mil atau 82 kilometer ini dibangun pada 1904-1914. Kanal yang menghubungkan Atlantik dan Pasifik ini membuat waktu tempuh kapal laut lebih cepat karena tidak perlu memutar lewat ujung selatan Amerika Selatan.



10. Burj Khalifa
Khalifa Burj adalah sebuah bangunan di Dubai dengan ketinggian 2.700 kaki. Bangunan ini memiliki sebuah inti yang menjadi pusat dan menopang seluruh bagian gedung.



Pembangunan gedung tersebut memperhitungkan efek primer dan efek sekunder. Efek primer seperti berat atau bobot bahan-bahan dan angin, sementara efek sekunder meliputi perubahan suhu, kelembaban, dan deformasi bawah beban.

Go to link Download

Read more »

Wednesday, February 15, 2017

Samuel Etoo Jadi yang Pertama Pinang Ferrari LaFerrari!

Samuel Etoo Jadi yang Pertama Pinang Ferrari LaFerrari!

Ferrari LaFerrari

Samuel Etoo Jadi yang Pertama Pinang Ferrari LaFerrari! - Beberapa waktu lalu dikabarkan bahwa Cristiano Ronaldo tengah mengantri memesan edisi terbatas Ferrari LaFerrari. Namun ternyata, di daratan Inggris Samuel Etoo sudah lebih dulu mendapatkan supercar istimewa ini.
Ferrari LaFerrariFerrari LaFerrari
Ferrari LaFerrari yang hanya diproduksi 499 unit saja ini akhirnya berhasil mendapatkannya. Punggawa raksasa sepak bola Inggris Chelsea ini, ternyata memang sejatinya sangat mencintai supercar. Beberapa supercar diberitakan ternyata sudah terpajang di garasi tempat tinggalnya.
Ferrari LaFerrariFerrari LaFerrari
Setidaknya ada 5 supercar supermewah yang ia miliki, diantaranya: Aston Martin One-77, Bugatti Veyron, Ferrari 599 Stallone by Mansory, Aston Martin V12 Zagato dan satu lagi Koenigsegg yang masih dipesan. Terima kasih pembaca - Samuel Etoo Jadi yang Pertama Pinang Ferrari LaFerrari!

Go to link Download

Read more »

Saturday, February 11, 2017

Sahabat Yang Pertama

Sahabat Yang Pertama

Sahabat

Jonathan, anak cowok baru. Tubuhnya tinggi, kulitnya putih, dan wajahnya tampan. Selain penampilannya yang keren, dia Juga berotak cerdas. Benar-benar cowok sempurna. Tak heran bila dia menjadi idola banyak teman cewek di sekolah.

Jonathan memang segalanya, tapi sayang dia cenderung pendiam. Kalau bicara hanya seperlunya saja. Ia tidak suka bergaul atau berkumpul dengan teman-teman cowok yang lainnya. Ia Juga tidak pernah mengikuti kegiatan yang diadakan di sekolah. Oleh karena itu, dia tidak mempunyai teman atau pun sahabat dekat di sekolah.

Jonathan datang ke sekolah hanya untuk belajar. Pulang sekolah dia langsung kabur entah kemana. Saat istirahat, dia hanya duduk di dalam kelas sambil membaca buku. Tidak ada istilah nongkrong di kantin sambil ngobrol dengan sesama teman. Palingan dia nongkrong di perpustakaan. Menurutku, orang yang tidak gaul seperti dia mestinya hidup di hutan saja…

Selama ini Jonathan memang selalu menjadi Juara pertama di kelas. Namun sayang, kepintarannya itu sepertinya membuat dia Jadi sombong dan suka meremehkan orang lain. Karena sikapnya itu, aku merasa tertantang untuk mengalahkannya.

Akhirnya, kesempatan itu datang ketika nilai ulangan matematikaku ternyata lebih tinggi dari Jonathan. Aku bersyukur karena Pak Abbas, guru matematika, membacakan nilai matematika di depan kelas, sehingga Jonathan mendengar bahwa nilai ulangan matematika ku lebih
... baca selengkapnya di Sahabat Yang Pertama Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Go to link Download

Read more »

Thursday, December 22, 2016

Sherwyn Sarabi Bocoh 4 Tahun yang Miliki IQ Jenius

Sherwyn Sarabi Bocoh 4 Tahun yang Miliki IQ Jenius


Go to link Download

Read more »

Sunday, December 18, 2016

Repair windows xp yang eror

Repair windows xp yang eror

Go to link Download

Read more »